RAHASIA HIDUP PANJANG UMUR
Kebiasaan Jelek Bikin Cepat Tua
1. Mengerutkan kening
Terlalu sering mengerutkan kening bisa membuat kerut permanen tanpa disadari. Perhatikan apakah Anda selalu mengerutkan dahi ketika membaca.
2. Menggosok mata
Menggosok mata dapat merusak jaringan di kelopak mata sehingga kulit mata jadi lebih cepat tua.
3. Mengerutkan bibir
Kebiasaan ini sering dilakukan ketika berpikir atau membaca, juga saat merokok. Ini menyebabkan garis-garis penuaan permanen di sekitar mulut.
4. Tidak mengenakan kacamata hitam
Ini sebuah keharusan di tengah terik matahari karena mata kita akan selalu menyipit menghadapi terang sinar mentari. Kebiasaan menyipit dapat memperdalam garis-garis penuaan di sekitar mata. Dokter mata menyarankan kacamata hitam untuk mencegah pembentukan katarak.
5. Bertopang dagu
Tanpa disadari kita sering bertopang dagu saat membaca atau menonton televisi. Kebiasaan ini jika dilakukan berjam-jam dapat memengaruhi gigi dan garis rahang. Kebiasaan ini, terutama, tidak disarankan untuk anak-anak.
6. Membuang ingus terlalu keras
Saat pilek dan banyak ingus, jangan menggosok hidung dan membuang ingus terlalu kuat. Itu dapat membuat kulit kehilangan serat lembut epidermis dan menyebabkan kerut prematur. Kulit di seputar hidung juga teriritasi.
@ Diyah Triarsari
Uban Bukan Tanda Penuaan
Rambut yang berwarna putih ini sesungguhnya masih sama dengan rambut Anda yang lama, kecuali bahwa sekarang tidak mempunyai warna. Cepat lambatnya uban muncul di kepala seseorang ternyata juga terkait dengan faktor keturunan.
"Apabila di antara generasi lama Anda ada yang beruban sejak muda, mungkin sekali Anda pun akan demikian," kata Diana Bihova, MD, dari New York University Medical Center, AS. Demikian pula sebaliknya, karena faktor keturunan pula ada orang yang berusia di atas 60 tahun rambutnya masih hitam.
Terlalu sering berada di bawah sinar matahari juga bisa menyebabkan rambut cepat memutih. "Sinar ultraviolet berlebihan menyebabkan sel-sel pigmen pada kulit kepala tersiksa," kata Bihova. Hal ini menyebabkan pigmen lekas pensiun sehingga uban muncul pada waktunya.
Menurut Bihova, pria biasanya mulai beruban di sekitar kening, kemudian di bagian samping, bagian atas, dan akhirnya di bagian belakang. Prosesnya tidak selalu berlangsung dengan laju yang sama, kadang-kadang pada suatu waktu uban yang muncul banyak, namun di waktu lain sedikit. Di usia 50 tahun, hampir 50 persen pria mengalami perubanan pada rambut mereka.
Setelah bagian rambut, uban kemudian menyusul muncul di bagian janggut, dada, kaki, dan alis, kemudian di sekitar ketiak dan kemaluan. Tetapi, prosesnya pada setiap orang bisa berbeda.
Sebagian orang merasa rambut putih membuat mereka tampak lebih matang dan merasa nyaman dengan kondisinya. Namun, tak sedikit orang yang ingin menutupinya dengan cat. Hal ini sah saja, apalagi kini tersedia berbagai merek cat rambut yang mampu menutupi uban namun tetap terlihat alami. Cara lain untuk menyamarkan uban adalah dengan memangkas rambut tetap pendek sehingga uban tak terlalu kentara.
Yang terpenting, meski beruban, rambut Anda tetap harus dirawat. Terlebih dengan bertambahnya usia, rambut dan kulit kepala pun cenderung mengering. Untuk menjaga kondisi rambut tetap baik, gunakan kondisioner setiap kali keramas.
- Penulis: AN
Cara Mengurangi Bau Mulut
Namun saat tubuh kita sedang tidak dalam kondisi prima, misalnya habis menyantap sate kambing lalu pesta durian (dan malamnya lupa gosok gigi), jelas mulut kita akan memancarkan aroma yang sungguh tak sedap di pagi hari. Meskipun Anda dan suami sudah menikah 10 tahun dan saling menerima kekurangan masing-masing, bau mulut saat bangun tidur akan sangat mengganggu. Suami mungkin tidak berkomentar, namun ia mendadak turn off meskipun penampilan Anda sungguh menggoda pagi itu. Beribu pertanyaan berkejaran di kepalanya: Makan apa ya, istriku semalam?
Bau mulut pada pagi hari disebabkan oleh akumulasi mikroorganisme pada lidah, gigi, gusi, dan kerongkongan yang tidak dibersihkan. Mikroorganisme ini diserbu oleh bakteri yang ada dalam protein dan melepaskan produk buangan yang berbau. Proses ini dipercepat selama kita tidur, karena tidak ada air liur baru yang diproduksi.
Mengapa bau mulut terjadi?
Air liur Anda mengalir dengan begitu lambat, bahkan bisa berhenti. Artinya tidak ada penahan bakteri, hanya sedikit oksigen yang masuk, hampir tak ada gerakan lidah. Semua ini menjadi tanda bagi bakteri untuk mulai beternak. Selama tidur malam, Anda memproduksi dua generasi bakteri baru berikut produk buangan mereka yang disebut Volatile Sulphur Compounds.
Lendir di daerah hidung menebal. Ketika hal ini terjadi, lendir dapat menempel dengan kuat ke dinding dalam hidung dan sulit dilepaskan. Lendir hidung ini memiliki kadar protein tinggi, dan menjadi sumber makanan yang sedap bagi bakteri mulut.
Lidah Anda hampir menekuk di belakang kerongkongan. Hal ini membuat permukaan lidah bagian belakang menjelajah dengan mudah. Itu sebabnya mengapa ketika Anda bangun pagi, bau mulut Anda tak cuma busuk atau asam, tetapi juga menampakkan suatu lapisan putih atau kekuningan pada lidah. Warna lapisan ini tergantung pada tingkat kepedasan dan jumlah sulfur yang diproduksi.
Bagaimana mencegah bau mulut di pagi hari?
Yang pasti, Anda menggosok gigi dengan cermat. Usahakan menggosok gigi begitu selesai makan. Usai gosok gigi, jangan minum teh, kopi, atau susu lagi, karena akan menempel pada gigi Anda.
Untuk perokok, minumlah segelas air putih sebelum merokok. Kemudian berkumur dengan air sesudah merokok.
Jika ada sisa makanan yang tidak terangkat oleh sikat gigi, singkirkan dengan dental floss.
Sikat lidah Anda dengan penyikat lidah atau sikat gigi untuk mengusir bakteri dan mempertahankan nafas yang segar.
Pastikan Anda memang makan dengan cukup pada malam hari, dan banyak minum air putih supaya tidak dehidrasi. Perut yang kosong juga membuat mulut berbau pada pagi hari.
Sebelum tidur, bersihkan mulut Anda dengan obat kumur (tentu saja berikut menyikat gigi). Hal ini penting untuk mengurangi jumlah bakteri pada mulut sebelum tidur. Siapa saja yang punya masalah mulut kering atau problem hidung perlu memperhatikan hal ini. Gunakan obat penyemprot hidung dari apotik untuk membersihkan lendir.
- Penulis: DIN
Panduan kerontokan rambut pada wanita. StationzYogurt-Probiotik Yogurt
Kerontokan rambut biasanya terjadi faktor hormonal, sebagai akibat peristiwa biologis seperti pubertas, kehamilan dan menopause yang dapta mempengaruhi kadar hormon wanita juga faktor penyebab kerontokanrambut pada wanita.Dalam kasus kehamilan, rambut rontok hanyalah sebuah konsekuensi dari stress yang dialami oleh tubuh selama masa persalinan dan seharusnya sudah berhenti setelah sekitar 6 bulan setelah melahirkan.Penghentian konsumsi pil KB juga dapat menyebabkan rambut rontok yang bersifat sementara.
Jenis yang paling umum kerontokan rambut wanita adalah alopecia androgenetic ( kebotakan ) yang berupa menipisnya rambut pada bagian samping dan atas kepala dari 1/3 wanita sangat rentan dari kebotakan ini dan terjadinya setelah menopause atau bahkan lebih awal.
Penyebab lain kerontokan termasuk hal diet, berat badan yang turun dengan cepat selama periode waktu yang singkat memicu kerontokan rambut dan trauma berlebihan dalam waktu yang lama.
Anggapan yang umum terkait kerontokan rambut adalah seringnya keramas dan pemakaian wig dan topi.Selain itu pewarnaan dan perawatan kosmetika dapat menyebabkan kerontokan permanen dan mitos lainnya dari pola perawatan kebotakan dan ketombe sebagai penyebab kerontokan permanen.
Jika anda mengalaminya seharusnya konsultasikan dengan ahli kulit untuk mendiagnosa secara menyeluruh dan menentukan pilihan pengobatannnya.
*Diambil dari artikel kesehatan.
Permasalahan terkait Susu Sapi
1. Intoleransi laktosa.
Sumber Karbohidrat utama susu sapi berupa gula susu / laktosa yang nantinya akan terurai menjadi glukosa dan galaktosa, yang selanjutnya diserap ke dalam aliran darah dengan bantuan laktase. banyak dari kita kekurangan laktase yang mengakibatkan kita tidak mampu mencerna laktosa dari susu yang kita konsumsi. Akibatnya maka kita beresiko gejala laktosa intoleren.
2. Alergi susu.
Susu mengandung molekul yang berbeda-beda dengan potensi yang menimbulkan reaksi alergi. Penyebab dari alergi pada susu adalah yang disebut sebagai protein susu dan kasein. Kasein adalah padatan yang terbentuk ketika susu menjadi asam, yang mana hal ini sengaja digumpalkan pada proses pembuatan keju dengan menambahkan rennin. Protein susu / whey adalah bagian bening yang tersisa setelah penggumpalan terjadi. Penelitian memperkirakan bahwa kira-kira 2 sampai 7,5% dari bayi alergi terhadap susu. Bagi orang dewasa dapat terjadi alergi susu tanpa mengalami sebelumnya.
Tips menghindari kanker.
1. Hindari makanan /asupan dari bahan makanan tinggi lemak khususnya dari sumber hewan.
2. Sebagian asupan sebaiknya dari sumber nabati/tumbuhan.
Bahaya bakteri susu sapi.
Di dalam sapi yang terinfeksi ditemukan bakteri Mycobacterium paratuberculosis ( MAP ). Bakteri ini mengambang bebas di susu. Kasus ini ditemukan di Amerika Serikat.
3. Diabetes.
Diabetes pada masa anak-anak telah dipelajari dan dalam beberapa kasus telah menunjukkan hubungan antara mengkonsumsi susu sapi dengan diabetes, karena protein dalam susu terdapat serum bovin albumin yang mirip dengan protein alami yang ditemukan di pankreas yaitu organ yang memproduksi insulin.
* Dari berbagai sumber.
Komponen Susu Sapi
Air - susu sapi sebagian besar terdiri dari air kira-kira 88%
Protein - susu sapi mengandung sekitar 3 - 4% protein, yang terdiri dari whey dan kasein yang keduanya merupakan penyebab utama terjadinya alergi.
Karbohidrat - Susu mengandung gula sekitar 5% yang dikenal dengan laktosa susu. Banyak dari orang sulit untuk mencernakan laktosa ini.
Vitamin - Susu sapi mengandung 2 jenis vitamin, yaitu vitamin yang larut dalam air dan yang larut dalam lemak. Vitamin B & C adalah yang larut dalam air, vitamin A,D & E yang larut dalam lemak sedangkan mineral yang terkandung dalam susu sapi meliputi Fosfor dan Kalsium, yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan tubuh dimana saling menyeimbangkan satu dengan yang lainnya. Kalsium juga banyak ditemukan pada susu kedelai, sayuran hijau, kacang, biji-bijian dan berbagai sayuran lainnya.
Lemak - lemak yang terkandung dalam susu adalah sebagian besar lemak jenuh yang kurang baik bagi kesehatan jantung dan konsumsinya harus dikurangi.
* Dari berbagai sumber